Tiga dari Empat Ton Garam Impor Indonesia Datang dari Satu Negara: Australia

Sebagai negara kepulauan dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia, Indonesia mengimpor 2,67 juta ton garam pada 2025. Sebanyak 99,6 persennya hanya datang dari Australia dan India.

Redaksi Anekdot · 2 menit baca
Bagikan
Tiga dari Empat Ton Garam Impor Indonesia Datang dari Satu Negara: Australia
Metrika Anekdot: Komposisi negara asal impor garam Indonesia tahun 2025. Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS) & Ditjen Bea dan Cukai.

Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia, tetapi kebutuhan garam industri dalam negeri masih sangat bergantung pada pasokan luar negeri. Berdasarkan publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Impor Garam Menurut Negara Asal Utama 2021-2025, total impor garam Indonesia sepanjang tahun 2025 tercatat sebesar 2,67 juta ton (berat bersih, tidak termasuk air laut) dengan nilai CIF mencapai US$ 104,76 juta.

Dari total 2,67 juta ton tersebut, sebanyak 2,01 juta ton atau 75,3 persen datang dari satu negara saja, yaitu Australia. Pemasok terbesar kedua adalah India yang mengirim 650,9 ribu ton atau 24,4 persen. Jika digabungkan, Australia dan India menguasai 99,6 persen keran impor garam Indonesia, sedangkan gabungan negara lain seperti Selandia Baru, Jerman, Tiongkok, Thailand, dan Denmark hanya menyumbang 0,4 persen sisanya.

Mengapa garam rakyat di pesisir Jawa dan Madura sulit menggantikan jutaan ton garam impor ini? Jawabannya terletak pada standar spesifikasi industri. Pabrik kimia (klor-alkali), farmasi, hingga aneka pangan skala besar membutuhkan garam dengan kadar natrium klorida (NaCl) minimal 97 persen yang kering dan bebas cemaran mineral ikutan. Di Australia Barat, padang penguapan garam terbentang di wilayah beriklim kering dengan musim panas panjang hampir tanpa hujan, sedangkan tambak garam tradisional di Indonesia harus berpacu dengan kelembapan tropis dan musim kemarau yang pendek.

Rincian Impor Garam Indonesia Tahun 2025 Menurut Negara Asal

Negara Asal Volume Bersih (Ton) Pangsa Volume Nilai CIF (US$ Juta)
Australia 2.008.738,6 ton 75,3% US$ 80,69 juta
India 650.903,3 ton 24,4% US$ 21,05 juta
Selandia Baru 5.502,9 ton 0,2% US$ 1,75 juta
Jerman 1.462,2 ton 0,05% US$ 0,68 juta
Tiongkok 1.300,3 ton 0,05% US$ 0,25 juta
Negara Lainnya 1.095,0 ton 0,04% US$ 0,34 juta
Total Impor 2025 2.669.002,3 ton 100,0% US$ 104,76 juta

Tren Impor Garam Nasional Lima Tahun Terakhir (2021-2025)

Tahun Total Volume Impor (Ton) Pasokan Australia (Ton) Pasokan India (Ton) Nilai CIF Total (US$ Juta)
2021 2.832.337,1 ton 1.981.334,0 ton 844.035,6 ton US$ 108,86 juta
2022 2.755.980,7 ton 2.027.711,5 ton 719.373,9 ton US$ 125,84 juta
2023 2.808.203,6 ton 2.025.637,5 ton 773.760,9 ton US$ 143,62 juta
2024 2.752.711,3 ton 1.969.286,0 ton 774.268,9 ton US$ 125,77 juta
2025 2.669.002,3 ton 2.008.738,6 ton 650.903,3 ton US$ 104,76 juta

Sumber & Metodologi

  • Sumber Primer: Badan Pusat Statistik (BPS), tabel Impor Garam Menurut Negara Asal Utama, 2021-2025 (diolah dari dokumen kepabeanan Pemberitahuan Impor Barang / PIB Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan).
  • Cakupan Komoditas: Mencakup garam (termasuk garam meja dan garam didenaturasi) serta natrium klorida murni, tidak termasuk air laut, dihitung berdasarkan berat bersih (kilogram/ton) dan nilai impor CIF (Cost, Insurance, and Freight).
Redaksi Anekdot
Tentang Penulis

Redaksi Anekdot

Redaksi Anekdot. Cerita dari rumah sendiri: asal-usul budaya, kebiasaan, dan hal-hal sehari-hari yang membentuk kita.

Newsletter Anekdot

Cerita di balik kebiasaan kita, langsung ke emailmu.

Gratis. Setiap esai baru Anekdot dikirim ke kotak masukmu, lengkap dengan sumbernya.

Hampir selesai! Cek email kamu dan klik tautan konfirmasi.

Maaf, ada yang gagal. Coba lagi sebentar.

Menemukan kekeliruan? Kirim ke [email protected]. Baca Pedoman Editorial.

Baca juga