> ## Content Index
> Fetch the complete content index at: https://anekdot.id/llms.txt
> Use this file to discover other available public pages before exploring further.

# Kenapa Orang Kaya Mendadak Sering Dituduh Pesugihan?
- URL: https://anekdot.id/kenapa-orang-kaya-mendadak-sering-dituduh-pesugihan/
- Published: 2026-10-30T11:00:00.000Z
- Updated: 2026-10-30T11:00:44.000Z
- Description: Bagi masyarakat petani, kekayaan harus lahir dari kerja yang terlihat. Yang kaya mendadak dicurigai. Pola ini tercatat sejak masa kolonial sampai 2021.
- Author: Redaksi Anekdot
- Tags: konon, muasal

Tuduhan pesugihan hampir selalu jatuh pada orang yang kaya secara mendadak karena, bagi masyarakat petani, kekayaan seharusnya lahir dari kerja yang terlihat. Antropolog Clifford Geertz mencatat pola ini di sebuah kota di Jawa Timur pada awal 1950-an \[1\], dan sejarawan Christopher Reinhart menelusuri tuduhan semacam ini sampai masa tanam paksa, 1830–1870 \[2\].

Pekan ini, kisah sebuah keluarga yang hancur karena pesugihan sedang ramai dibicarakan. Episode Kisah Horor Wawak Part 400 "Pulang" dari Nadia Omara, yang menurut pemberitaan berasal dari kiriman narasumber dengan identitas disamarkan, memperoleh lebih dari 44 juta penayangan per Kamis, 29 Oktober 2026 \[6\]\[7\]. Tulisan ini tidak membahas kisah itu dan tidak menilai apakah pesugihan nyata. Kami menelusuri pertanyaan yang lebih tua: kenapa tuduhan seperti itu hampir selalu menyasar orang kaya baru?

## Siapa yang dituduh memelihara tuyul?

Clifford Geertz meneliti sebuah kota kecil di Jawa Timur yang dalam bukunya ia sebut Modjokuto. Di sana, tiga orang yang paling banyak dituduh memelihara tuyul adalah seorang tukang daging kaya, seorang pedagang kain perempuan yang mendadak kaya pada masa pendudukan Jepang, dan seorang pengusaha haji yang kaya sebelum perang \[1\].

Geertz juga mencatat bahwa tuyul si tukang daging pernah dituduh mencuri uang dari para pedagang perempuan di pasar, tentu saja di belakang punggungnya \[1\].

Menurut Geertz, orang yang dituduh punya tuyul punya ciri yang mirip. Mereka selalu kaya, dan sering kali menjadi kaya secara mendadak. Biasanya mereka kikir, berpakaian lusuh, mandi di sungai bersama kuli miskin, dan makan jagung serta singkong, padahal rumahnya konon penuh emas batangan \[1\].

> **\[Catatan Redaksi\]** Kalimat Geertz di atas kami terjemahkan bebas dari bahasa Inggris. Kutipan aslinya: *"They are always rich, often having become so quite suddenly."*

## Sejak kapan tuduhan semacam ini muncul?

Kepada CNBC Indonesia, sejarawan Christopher Reinhart dari Nanyang Technological University menyebut istilah babi ngepet mulai muncul sejak masa tanam paksa, 1830–1870 \[2\]. Artikel yang sama, mengutip buku *Ekonomi Indonesia 1800–2010* karya Jan Luiten van Zanden dan Daan Marks, menyebut masa itu melahirkan banyak orang kaya baru di Jawa, umumnya pedagang pribumi atau Tionghoa \[2\].

> **\[Catatan Redaksi\]** Pernyataan Reinhart berasal dari wawancara media, bukan makalah ilmiah yang bisa kami periksa. Buku van Zanden dan Marks juga belum kami baca langsung; kami mengutipnya sebagaimana dikutip CNBC Indonesia.

## Kenapa kekayaan yang tak terlihat dicurigai?

Menurut Reinhart, bagi petani kekayaan harus lahir dari kerja yang bisa dilihat orang lain. Ketika mereka tidak melihat kerja keras orang kaya baru itu, mereka menuduhnya bersekutu dengan setan \[2\].

Reinhart menyebut tuduhan itu juga punya fungsi. "Jadi, tuduhan dan imajinasi babi ngepet bisa dikatakan sebagai upaya mitigasi petani," katanya: peringatan agar menjauhi orang kaya yang sewaktu-waktu bisa membeli sawah atau hasil tani mereka dengan murah \[2\].

Tuduhan itu juga merugikan yang dituduh. Menurut ringkasan CNBC Indonesia atas buku Ong Hok Ham, *Dari Soal Priayi sampai Nyi Blorong* (2002), para pedagang dan pengusaha sukses yang dituduh begitu kehilangan status di masyarakat \[3\].

Kepercayaan semacam ini juga hidup di cerita lain yang pernah kami telusuri, seperti [kenapa malam Jumat dianggap seram](https://anekdot.id/kenapa-malam-jumat-dianggap-seram/) dan [pamali duduk di depan pintu](https://anekdot.id/rasionalitas-pamali-duduk-di-depan-pintu/).

## Apakah tuduhan seperti ini masih terjadi?

Masih. Pada akhir April 2021, cerita penangkapan babi ngepet di Sawangan, Depok, viral. Polisi kemudian menyatakan cerita itu rekayasa. Menurut Kapolresta Depok, tujuannya agar pelaku "lebih terkenal di kampungnya" \[4\].

Dalam heboh yang sama, seorang warga menuduh tetangganya sendiri. Alasannya, kata dia, tetangga itu "nganggur tapi uangnya banyak". Ia kemudian meminta maaf dan, menurut pemberitaan, diusir dari kampungnya \[5\].

> **\[Catatan Redaksi\]** Di badan tulisan ini kami tidak menuliskan nama orang-orang dalam kasus 2021 karena mereka warga biasa, meski sebagian nama muncul di judul berita yang kami rujuk. Kami juga tidak memakai teori yang beredar soal lokasi atau identitas asli tokoh dalam kisah KHW Part 400.

## Renungan Arkeologi Keseharian

"Kok bisa kaya?" adalah pertanyaan kecil yang sering kita bisikkan. Di baliknya ada cara lama memahami uang: kekayaan yang wajar adalah kekayaan yang prosesnya terlihat. Ketika prosesnya tak terlihat, cerita gaiblah yang mengisi kekosongan itu, kadang dengan harga mahal bagi yang dituduh.

---

### Sumber

1. Clifford Geertz, *The Religion of Java* (Chicago: The University of Chicago Press; hak cipta 1960 The Free Press), hlm. 21–22\. <https://archive.org/details/clifford-james-geertz-1960-the-religion-of-java>
2. M Fakhriansyah, "Babi Ngepet Bukan Sekadar Cerita Horor, Ada Sejarah Sosial di Baliknya", CNBC Indonesia, 17 Mei 2026\. [https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260517192741-25-735364/babi-ngepet-bukan-sekadar-cerita-horor-ada-sejarah-sosial-di-baliknya](https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260517192741-25-735364/babi-ngepet-bukan-sekadar-cerita-horor-ada-sejarah-sosial-di-baliknya?ref=anekdot.id)
3. M. Fakhriansyah dan Romys Binekasri, "Terjawab Sudah Kenapa Tuyul & Babi Ngepet Ogah Curi Uang di Bank", CNBC Indonesia, 21 September 2025\. [https://www.cnbcindonesia.com/market/20250921085049-17-668794/terjawab-sudah-kenapa-tuyul-babi-ngepet-ogah-curi-uang-di-bank](https://www.cnbcindonesia.com/market/20250921085049-17-668794/terjawab-sudah-kenapa-tuyul-babi-ngepet-ogah-curi-uang-di-bank?ref=anekdot.id)
4. "Babi Ngepet Direkayasa Demi Ustaz Adam Dapat Nama", detikNews, 30 April 2021\. [https://news.detik.com/berita/d-5551852/babi-ngepet-direkayasa-demi-ustaz-adam-dapat-nama](https://news.detik.com/berita/d-5551852/babi-ngepet-direkayasa-demi-ustaz-adam-dapat-nama?ref=anekdot.id)
5. "Babi Ngepet, Ibu Wati dan Ustaz Adam Lawan Netizen +62", detikINET, 1 Mei 2021\. [https://inet.detik.com/cyberlife/d-5553376/babi-ngepet-ibu-wati-dan-ustaz-adam-lawan-netizen-62](https://inet.detik.com/cyberlife/d-5553376/babi-ngepet-ibu-wati-dan-ustaz-adam-lawan-netizen-62?ref=anekdot.id)
6. Tim tvonenews.com, "Siapa Nadia Omara? YouTuber Horor yang Viral usai Konten KHW 400 Tembus 44 Juta Penayangan dalam 3 Hari", tvOnenews, 29 Oktober 2026\. [https://www.tvonenews.com/lifestyle/trend/475625-siapa-nadia-omara-youtuber-horor-yang-viral-usai-konten-khw-400-tembus-44-juta-penayangan-dalam-3-hari](https://www.tvonenews.com/lifestyle/trend/475625-siapa-nadia-omara-youtuber-horor-yang-viral-usai-konten-khw-400-tembus-44-juta-penayangan-dalam-3-hari?ref=anekdot.id)
7. "KHW Part 400 Nadia Omara: Tragedi Pesugihan di Balik Topeng Keluarga Harmonis", Radar Jogja, 29 Oktober 2026\. [https://radarjogja.jawapos.com/entertainment/2610290016/khw-part-400-nadia-omara-tragedi-pesugihan-di-balik-topeng-keluarga-harmonis](https://radarjogja.jawapos.com/entertainment/2610290016/khw-part-400-nadia-omara-tragedi-pesugihan-di-balik-topeng-keluarga-harmonis?ref=anekdot.id)